Rabu, 18 Desember 2013
Presiden: Daripada Hanya Terus Menyalahkan, Ikutlah Berbuat
20.58.00
No comments
Kamis, 19 Desember 2013
Image
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didamping Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono dan Ibu Herawati Boediono, serta para menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II menghadiri puncak peringatan Hari Ibu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (18/12).
Dalam sambutannya, Presiden SBY mengatakan, kehadirannya pada Hari Ibu kali ini adalah yang kesepuluh kalinya sebagai Presiden dan Ibu Ani sebagai Ibu Negara. Ia berdoa, semoga pada tahun depan, presiden baru Indonesia akan menghadiri acara peringatan Hari Ibu. “Saya yakini beliau juga akan terus memajukan kehidupan kaum perempuan Indonesia,” ujar SBY.
Kepala Negara menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada kaum perempuan, utamanya semua organisasi perempuan, atas semua jerih payah dan upayanya untuk memajukan martabat, harkat dan kemuliaan kaum perempuan, seperti dorongan kepada Koperasi & UMKM perempuan dan kepedulian kepada para tenaga kerja perempuan di luar negeri.
“Jasa, karya dan pengabdian Ibu-Ibu tidak selalu diketahui oleh masyarakat, tetapi percayalah, Tuhan, Allah, mencatatnya secara abadi,” tutur Presiden SBY.
Tidak Instan
Pada kesempatan itu, Presiden SBY mengatakan, membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, Indonesia yang lebih aman dan damai, yang lebih adil dan demokratis, dan yang lebih sejahtera, bukanlah kegiatan sekali jadi. Melainkan proses berkelanjutan dan upaya berjangka panjang.
Pengalaman bangsa dan negara lain, lanjut Presiden, tidak ada yang bersifat instan untuk memajukan kehidupan sebuah bangsa. “Diperlukan ratusan tahun untuk mewujudkan cita-citanya,” kata SBY.
Ia juga menyebutkan, banyak contoh bangsa yang mengalami masa jatuh bangun, serta pasang surut, termasuk bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Presiden menyerukan kepada segenap komponen bangsa untuk arif dan cerdas menyikapi pembangunan yang sedang dilaksanakan.
“Daripada hanya terus menyalahkan, apalagi mengganggu apa yang dilaksanakan oleh pemerintah dan negara, ikutlah berbuat,” ajak Presiden SBY sembari menegaskan, sekecil apapun karya dan sumbangan yang dilakukan pasti ada gunanya bagi bangsa Indonesia.
Usai menyampaikan sambutannya, Presiden SBY menandatangani sampul Perangko Prisma peringatan ke-85 Hari Ibu. Presiden SBY didampingi Menteri PP dan Perlindungan Anak Linda Amalia Gumelar, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan Direktur Utama PT. Pos Indonesia Budi Setiawan.
Tampak hadir dalam acara peringatan Hari Ibu itu antara lain, Menkeu Chatib Basri, Mendikbud Muhammad Nuh, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menkes Nafsiah Mboi, Menlu Marty Natalegawa, Kapolri Jenderal Sutarman, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. (Oct/ES)
Sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar