usaha berhasil

Sabtu, 28 Desember 2013

Menpora Buka Kejurnas Renang Antar Perkumpulan

Menpora Roy Suryo didampingi Ketua Umum PB PRSI Sandiaga Uno hari Kamis (26/12) sore membuka Kejuaraan Renang Nasional Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Jakarta. (foto: egan/kemenpora.go.id) Menpora Roy Suryo didampingi Ketua Umum PB PRSI Sandiaga Uno hari Kamis (26/12) sore membuka Kejuaraan Renang Nasional Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Jakarta. (foto: egan/kemenpora.go.id) Jakarta: Menpora Roy Suryo didampingi Ketua Umum PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sandiaga Uno hari Kamis (26/12) sore membuka Kejuaraan Renang Nasional Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) ke 35 2013 di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Jakarta. Menpora mengapresiasi kejuaraan yang sudah diselenggarakan hingga ke 35 kalinya ini. Menurutnya KRAPSI merupakana salah satu ajang bagi pembibitan renang di Indonesia. Oleh karena itu pemerintah sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap kejuaraan ini. "Saya senang KRAPSI sudah berjalan hingga 35 tahun, ini merupakan ajang kejuaraan nasional yang bagus untuk melahirkan atlet-atlet renang baru untuk meneruskan jejak Richard Sambera, Siman Sudartawa, atau Triadz Fauzi. Kita tahu cabang renang di SEA Games lalu telah menyumbangkan 5 medali emas, dan saya kira itu sudah usaha yang maksimal diberikan para atlet meskipun target 6 emas. Saya harap kejuaraan ini terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Menpora. Sementara Ketua Umum PRSI Sandiaga Uno menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menpora. "Bagi kami KRAPSI merupakan sarana mencari bibit unggul olahraga renang dan even ini sudah melahirkan atlet-atlet nasional. Saya bermimpi dari KRAPSI ini genarasi perenang Indonesia terus dilahirkan dan bisa lebih memasyarakat lagi," kata Sandiaga Uno. Ajang tahunan KRAPSI edisi kali ini akan diikuti sebayak 1.040 atlet yang berasal dari 142 perkumpulan renang seluruh Indonesia. Ajang ini mempertandingkan empat katagori kelompok umum (KU) dan senior. “Selain Triady, semua atlet SEA Games akan turun di ajang ini. KRAPSI menyelenggarakan ajang tahunan untuk memberikan kesempatan kepada semua perenang dari perkumpulan untuk berlaga. Namun, perenang yang tidak bisa menembus limit waktu, akan terkena denda Rp500 ribu,” jelas Ketua Panitia Pelaksana KRAPSI ke-35, Albert C Susanto. KRAPSI merupakan ajang renang bergengsi tingkat nasional disamping Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Bedanya, jika Kejurnas hanya diikuti perenang terbaik perwakilan dari daerah, KRAPSI justru membuka kesempatan kepada semua perenang dari perkumpulan untuk menunjukkan penampilan terbaiknya. KRAPSI ke-35 ini akan mempertandingkan sekitar 95 nomor pertandingan. “Ajang ini menjadi salah satu tolak ukur bagi atlet Pelatnas, terutama bagi Pelatnas PRIMA Pratama,” tambah Albert (amr) Sumber : Kemenpora

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA