Menpora
Roy Suryo menghadiri Media Gathering Bedah Kantung Medali Indonesia
di SEA Games Myanmar 2013 di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat, hari
Minggu (8/12) sore. (foto: muchlis/kemenpora.go.id)
"Dengan strategi yang dilakukan, saat ini saja Myanmar sudah meraih 8 emas. Tapi kita tidak ingin mengalihkan masalah ini, karena target kita tetap 120 medali emas. Dan apakah 120 bisa dicapai, dan bila itu bisa diraih, maka bisa dipastikan Indonesia juara umum," kata Roy Suryo, di hadapan wartawan media cetak dan elektronik nasional.
Roy Suryo mengatakan, di SEA Games 2011 Jakarta-Palembang, kontingen 'Merah Putih' bisa meraih 182 medali emas. Tapi, pada SEA Games kali ini, Indonesia belum-belum sudah kehilangan sekitar 62 medali emas, sebab banyak nomor-nomor yang dipertandingkan di Myanmar tidak populer. "Contoh catur, ada sekitar 16 medali emas yang diperebutkan, tapi dari jumlah itu, setengahnya atau 8 emas merupakan catur Myanmar. Kemudian soal wasit, dimana biaya pengiriman wasit menjadi tanggung jawab negara peserta. Kalau tidak hati-hati, untuk cabor yang butuh subyektifitas, seperti cabang keindahan misalnya, maka ini sangat berbahaya," sambung Menpora.
Mengenai bonus, Kemenpora telah mengupayakan dengan memasukan anggaran pada APBN 2014."Tinggal tunggu pencairan dan jadwal dari Menteri Keuangan saja, dan besarannya Insyaallah sama dengan SEA Games 2011," tambahnya.
Sementara, Djoko Pekik Irianto mengatakan pada SEA Games 2013, setelah melakukan kajian empirik, estimasi untuk meraih medali itu ada dikisaran 25 persen hingga 34 persen, sehingga dari jumlah medali yang ada itu, Indonesia bisa meraih 115 hingga 147 medali emas. "Tapi kalau kata Pak Surya Darma Indonesia sanggup diangka 120 emas," terangnya.
Sedangkan, Surya Darma mengungkapkan, dari data base yang diperoleh pada SEA Games 2011 Jakarta-Palembang ada 23 cabor merupakan tambang emas. Namun dari jumlah itu, mayoritas didapat dari cabang non olimpik. "Dan cabor itu nantinya harus bisa disejajarkan. Jadi Indonesia bukan hanya jago di regional saja. Karena kita ingin di olimpik 2016 peringkat Indonesia bisa naik dibandingkan 2012 lalu. Begitu juga pada Asian Games tahun depan," pungkasnya.(adt)
sumber : kemenpora






0 komentar:
Posting Komentar