usaha berhasil

Selasa, 10 Desember 2013

Membahas Peluang Indonesia di SEA Games Myanmar


Menpora Roy Suryo   menghadiri Media Gathering Bedah Kantung Medali Indonesia di SEA Games Myanmar 2013 di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat, hari  Minggu (8/12) sore. (foto: muchlis/kemenpora.go.id)
Menpora Roy Suryo menghadiri Media Gathering Bedah Kantung Medali Indonesia di SEA Games Myanmar 2013 di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat, hari Minggu (8/12) sore. (foto: muchlis/kemenpora.go.id)
Bogor: Menpora Roy Suryo didampingi Deputy Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Djoko Pekik Irianto  dan Kasatlak PRIMA  Surya Darma hari Minggu (8/12) sore  menghadiri Media Gathering Bedah Kantung Medali Indonesia di SEA Games Myanmar 2013 di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat.  Sebagai pembuka, Menpora mengkritisi strategi Myanmar sebagai tuan rumah SEA Games 2013, yang dinilai kurang cantik dan elok. Mengingat nomor yang dipertandingkan pada SEA Games kali ini bukan merupakan nomor-nomor utama pada pesta multi even dua tahunan itu.

"Dengan strategi yang dilakukan, saat ini saja Myanmar sudah meraih 8 emas. Tapi  kita  tidak ingin mengalihkan masalah ini, karena target kita tetap 120 medali emas. Dan apakah 120 bisa dicapai, dan bila itu bisa diraih, maka bisa dipastikan Indonesia juara umum," kata Roy Suryo, di hadapan wartawan media cetak dan elektronik nasional.

Roy Suryo mengatakan, di SEA Games 2011 Jakarta-Palembang, kontingen 'Merah Putih' bisa meraih 182 medali emas. Tapi, pada SEA Games kali ini, Indonesia belum-belum sudah kehilangan sekitar 62 medali emas, sebab banyak nomor-nomor yang dipertandingkan di Myanmar tidak populer.  "Contoh catur, ada sekitar 16 medali emas yang diperebutkan, tapi dari jumlah itu, setengahnya atau 8 emas merupakan catur Myanmar. Kemudian soal wasit, dimana biaya pengiriman wasit menjadi tanggung jawab negara peserta. Kalau tidak hati-hati, untuk cabor yang butuh subyektifitas, seperti cabang keindahan misalnya, maka ini sangat berbahaya," sambung Menpora.

Mengenai bonus, Kemenpora  telah mengupayakan dengan memasukan anggaran pada APBN 2014."Tinggal tunggu pencairan dan jadwal  dari Menteri Keuangan saja, dan besarannya Insyaallah sama dengan SEA Games 2011," tambahnya.

Sementara, Djoko Pekik Irianto mengatakan pada SEA Games 2013, setelah melakukan kajian empirik, estimasi untuk meraih medali itu ada dikisaran 25 persen hingga 34 persen, sehingga dari jumlah medali yang ada itu, Indonesia bisa meraih 115 hingga 147 medali emas. "Tapi kalau kata Pak Surya Darma  Indonesia sanggup diangka 120 emas," terangnya.

Sedangkan, Surya Darma mengungkapkan, dari data base yang diperoleh pada SEA Games 2011 Jakarta-Palembang ada 23 cabor merupakan tambang emas. Namun dari jumlah itu, mayoritas didapat dari cabang non olimpik. "Dan cabor itu nantinya harus bisa disejajarkan. Jadi Indonesia bukan hanya jago di regional saja. Karena kita ingin di olimpik 2016 peringkat Indonesia bisa naik dibandingkan 2012 lalu. Begitu juga pada Asian Games tahun depan," pungkasnya.(adt)

sumber : kemenpora 

0 komentar:

Posting Komentar

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA