| Written by Artikel |
| Tuesday, 10 December 2013 14:03 |
|
JAKARTA—Pemerintah
mengingatkan diperlukan kesamaan pandang bagi seluruh stakeholders
koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah Indonesia untuk mewujudkan
dinamika bisnis sektor riil menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015. Sekretaris
Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram, mengatakan hal itu pada
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemberdayaan koperasi dan usaha
mikro, kecil dan menengah (KUMKM) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta
Utara, Selasa (10/12/2013). ”Melalui
forum ini kita semua mulai dari pejabat eselon I, II, Badan Layanan
Umum (BLU) dan Dinas Provinsi, Kabupaten/kota, bertanggungjawab
melaksanakan tugas pokok itu agar bisa melaksanakan Rakornas secara
periodik,” katanya.
Rakornas seperti biasanya, kata Agus
Muharram, diharapkan menjadi forum berinteraksi secara langsung antara
Kementerian Kkoperasi dan UKM dengan Kepala Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD) dan dinas yang membidangi KUMKM. Yang
pasti, Rakornas juga menjadi ajang sosialisasi program dan kegiatan
strategis pemberdayaan KUMKM untuk periode 2014. Khususnya sebagai salah
satu wujud dukungan untuk merespon dinamika global menghadapi Asean
Free Trade Area (AFTA) atau MEA.
Oleh karena itu pemangku kepentingan
KUMKM daerah diberi kesempatan menyampaikan pandangan, gagasan maupun
solusi atas persoalan yang terkait dengan implementasi kebijakan dan
pelaksanaan program pemberdayaan KUMKM di lapangan. Untuk
membangun komunikasi dua arah melalui penyampaian pandangan daerah,
Rakornas dilaksanakan dalam dua sesi. Masing-masing wilayah Barat
diwakili Provinsi Sumatera Barat.
Wilayah Tengah diwakili Provinsi Kalimantan Timur, dan wilayah Timur diwakili Provinsi Papua Barat. Sesi
kedua menampilkan Provinsi Jawa Barat mewakili wilayah Barat, Sulawesi
Selatan mewakili wilayah Tengah, dan Provinsi Maluku mewakili wilayah
Timur. Secara umum Rakornas
2013 untuk menindaklanjuti rapat kerja Menteri Koperasi dan UKM
Sjarifuddin Hasan dengan Dinas Koperasi seluruh daerah.
Adapun topik pembahasan di Rakornas di
antaranya, menindaklanjuti pelaksanaan program bantuan sosial dan
fasilitasi Diklat kewirausahaan, bantuan pembangunan sarana sarana dan
prasarana fisik daerah, pengawasan dan pengendalian program strategis
pemberdayaan KUKMKM. Selain itu
menjalankan sinergitas dengan stakeholders seperti Dewan Koperasi
Indonesia (Dekopin), kelompok atau asosiasi, akademisi hingga praktisi.
Dan yang terakhir adalah kesiapan menghadapi MEA 2015.
Sumber : Bisnis Indonesia
|
Kamis, 12 Desember 2013
Jelang Masyarakat Ekonomi Asean 2015, Perlu Kesamaan Visi Dorong KUKM
07.32.00
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar