usaha berhasil

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas Jl. Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

www.seputarkabinet.com

Tabloid "Seputar Kabinet", Media Informatif dan Edukatif - Alamat Redaksi : Perkantoran Notredome Blok F2 Kota Deltamas, Jl Boulevard Raya Bekasi - Email : redaksi@seputarkabinet.com ; seputarkabinet@gmail.com

Minggu, 20 Juli 2014

Undang Capres-Cawapres, KPU Umumkan Hasil Pilpres Besok


Jakarta - Meski menuai protes dari tim salah satu pasangan calon, namun KPU tetap akan mengumumkan hasil pemilu presiden seusai dengan jadwal. KPU menjadwalkan selambatnya penetapan capres dan cawapres digelar besok.

"Dalam peraturan KPU kami telah menyusun jadwal penetapan dan pengumuman hasil pemilu secara nasional dua hari, tanggal 21-22 Juli," kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di sela rekap nasional di kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (21/7/2014).

Ferry mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan hari ini atau besok, tergantung proses rekap yang berjalan. Meski melihat rekap kemarin, kemungkinan besar penetapan besok.

"Belum ditentukan, tergantung proses rekap. Bisa hari ini atau besok," ujar Ferry.

Menurut Ferry, dalam penetapan itu pihaknya mengundang pasangan capres dan cawapres untuk hadir, meski tidak disebutkan jamnya. "Kita undang untuk menghadiri penetapan," imbuhnya.

Kiai Sanusi Baco: Jadikan Kematian Sebagai Istirahat Kita, Bukan Istirahat Masyarakat



Jakarta (Pinmas) —- Setiap yang hidup, pasti akan mati. Hanya bagiamana kita mati, itu yang membedakan satu dengan lainnya.
“Sebenarnya, wafatnya seorang ulama dan orang saleh, berarti istirahat baginya. Tetapi meninggalnya seorang pencuri, seorang koruptor, sama dengan istirahatnya masyarakat,” demikian pesan Ketua MUI Sulawesi Selatan Kiai Sanusi Baco saat memberikan tausiyah saat buka puasa bersama di rumah Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Jakarta, Minggu (20/07).
Hadir dalam buka bersama tersebut, Ibu Menteri Agama, Duta Besar Arab Saudi, Sesditjen Pendis, Sesditjen Bimas Islam, para pejabat Kementerian Agama dan tamu undangan lainnya.
“Saat lahir, kita menangis. Semoga saja, ketika wafat, kita ditangisi. Harta yang kita miliki, mari manfaatkan sebaik mungkin, karena hanyalah titip Allah SWT,” tambah Kiai Baco.
Menurutnya, di akhirat nanti, banyak orang yang berteriak di hadapan Allah SWT.  “Ya Allah, di mana hartaku?” Allah menjawab, “Hartamu yang sebenarnya, hanyalah apa yang kamu makan, apa yang kamu pakai, dan apa yang kamu sumbangkan dan sedekahkan. Agama ini perlu sumbangan, mari kita bersedekah. Bersedekah itu mulia, tapi berat. Pekerjaan paling berat adalah memberi, sedang pekerjaan Paling ringan, adalah menerima,” terangnya.
Kiai Baco berkisah bahwa pernah ada seseorang yang bertanya, “Saya ingin tahu, saya itu ahli dunia, atau akhirat?” Jawab sang kiai, “Jawabannya ada pada anda sendiri. Jika suatu hari ada tamu dari Makassar, bawa berbagai macam oleh-oleh, lalu besoknya, ada tamu dari Kalimantan, tidak membawa oleh-oleh, tapi malah memberikan daftar permintaan sumbangan, mana yang kamu suka?” Kiai Baco balik bertanya.
“Jika kamu hanya gembira pada tamumu yang bawa oleh-oleh, tapi marah pada tamumu yang minta sumbangan, maka anda hanya ahli dunia. Semoga kita ahli dunia dan juga ahli akhirat,” doa Kiai Baco.
Kiai Baco juga menegaskan bahwa al-Qur’an menghargai orang-orang yang berilmu dan beriman. Menurutnya, Allah Swt mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu pengetahuan. Kenapa? Karena iman adalah sumber kebahagiaan, ketenteraman, tembok pengikat antara manusia dengan dosa/maksiat. Sedang ilmu pengetahuan mampu mempermudah kehidupan kita.
Tentang Lailatul Qadar, Kiai Baco menerangkan bahwa malam itu bahkan lebih mulai dari seluruh waktu, tidak hanya 1000 bulan.
“Semua bulan mulia, namun Ramadlan merupakan bulan paling mulia, karena di dalamnya ada Lailatul Qadar, di mana al-Qur’an, kali pertama diturunkan oleh AllahSWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Almaghfurlah Guru saya pernah bilang, sebenarnya, Lailautul qadar, lebih mulia dari seluruh waktu. Lalu, kenapa Allah membatasi 1.000 bulan? Karena saat itu, bilangan yang paling tinggi yang diketahui Bangsa Arab saat turunnya al-Qur’an, baru pada bilangan 1.000,”  terang Kiai Baco. (G-penk/mkd/mkd)
Sumber: www.kemenag.go.id

Sabtu, 19 Juli 2014

Pameran Kriya Seni Indonesia Wood & Good : Kriya Kayu Kontemporer Indonesia


Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendukung pengembangan kesenian di Ibndonesia dengan melakukan berbagai upaya pelestarian seperti pameran, workshop dan lain-lain. Kali ini, Kemenparekraf mendukung penyelenggaraan Pameran Kriya Seni Indonesia “WOOD & GOOD : Kriya Kayu Kontemporer Indonesia” yang merupakan pameran ke-3 dari rangkaian kegiatan pameran pada tahun sebelumnya yang menekankan pada medium dan teknik dalam perkembangan kriya seni di Indonesia, yaitu: Pameran kriya seni serat (‘Indonesia Contemporary Fiber Art’, 2012) dan Pameran kriya seni logam (‘The Horizon of Strenght’, 2013).


Pada tahun ini pamera mengetengahkan karya-karya kriya seni kayu. Material kayu banyak dikenal sebagai wujud dari ekspresi keindahan alami sekaligus sumber inspirasi seniman untuk berkarya dan menciptakan kreasi nilai-nilai. Material kayu, sebagai medium ekspresi seni adalah hal yang tidak asing lagi bagi para seniman, perajin, dan perancang maupun pelaku kreatif bidang seni rupa secara luas Indonesia. Hal tersebut seiring dengan tumbuhnya pihak-pihak yang menyimpan dan merawat karya kriya dari material kayu sebagai koleksi yang dapat dibanggakan.

Pameran ini menampilkan 120 karya dari 47 seniman dari Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Madura dan Bali yang dikurasi oleh 3 Kurator Ahli dan berpengalaman di bidang Kriya dan Seni Kontemporer yaitu Asmujo Jono Irianto, Rizky A. Zaelani dan I Wayan Seriyoga Parta. Karya-karya yang dipamerkan merupakan obyek, benda, atau produk yang bisa memiliki nilai guna secara fungsional maupun secara artistik.

“Kesenian Indonesia banyak dan beragam, salah satunya adalah seni kriya, maka kreatifitas yang dimiliki anak bangsa ini harus dimanfaatkan dengan maksimal sehingga memberikan nilai tambah dan mensejahterakan. Kami  setuju bahwa karya kreatif bisa diukur secara kuantitas dan kualitas, jadi para seniman yg memamerkan hasil karyanya, menjadi bukti bahwa bangsa ini kreatif, dan semoga hal tersebut dapat membawa Indonesia menjadi negara yang maju,” kata Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Ahman Sya  pada pembukaan Pameran Seni Kriya Indonesia : Good and Wood di Ciputra Artpreneur, Kamis 19 Juni 2014.

Modal dasar sudah dimiliki bangsa ini sebagai modal awal, selanjutnya, kata Ahman, kreatifitas tersebut juga harus didukung oleh beberapa faktor seperti pergerakan komunitas, model bisnis serta dunia usaha yang mendukungnya. Jadi, biarkan para kreator yang merupakan penghasil karya menciptakan karya sedangkan kita baik sebagai pihak Pemerintah maupun swasta dapat memberikan dukungan baik secara moril, materiil ataupun secara fasilitasi.
“Sebuah pameran, dapat menjadi arena berkumpulnya  para seniman, selain untuk memamerkan karya juga menjadi tempat bertemu sehingga membuka peluang tercipta sebuah karya baru,” pungkasnya.
Salah seorang kurator yasal Bali yang berpartisipasi dalam pameran ini mengatakan bahwa karya yang berbahan utama kayu ini merupakan perlambang bahwa kayu yang menjadi salah satu komoditi di Indonesiadapat menjadi sebuah karya menarik, benilai tambah dan berdaya saing.
Harapannya pameran ini dapat mendorong pekriya untuk lebih kreatif, inovatif, inspiratif dalam penciptaan karya kriya sekaligus sebagai sarana promosi kriya Indonesia, sehingga pameran ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan talenta kreatif kriya kayu khususnya dan para pelaku kreatif bidang seni rupa di Indonesia pada umumnya.
Sumber: www.parekraf.go.id

Bappenas, BPS, FMS Diskusikan Indeks Kebahagiaan Indonesia 2013

Pada pertengahan April 2014, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Kebahagiaan Indonesia Tahun  2013. Dengan melakukan survey pada sekitar 9.720 sampel dari seluruh Indonesia menghasilkan indeks di level 65,11 dan berada di zona "bahagia". Indeks tersebut merupakan rata-rata dari angkas indeks yang dimiliki oleh setiap individu di Indonesia pada tahun 2013. Dengan demikian, orang Indonesia pada tahun 2013 berada pada level 15 point di atas titik pertengahan indeks, namun masih hampir 35 point untuk mencapai titik tertinggi.
Dalam melakukan survey, BPS menggunakan metode probabilty samplingPPS Systematic with Replecement. Responden yang disurvey adalah kepala rumah tangga atau pasangan yang dipilih menggunakan kish table yang ditetapkan oleh BPS. Adapun pengumpulan data dilakukan melaui wawancara langsung dengan responden. Wawancara dilakukan secara semi-private dan tidak terburu-buru sehingga responden berada dalam keadaan rileks dan dapat secara jujur memberikan jawaban.
Indikator yang digunakan BPS dalam survey ini adalah indikator objektif dan subjektif terkait 10 domain kehidupan esesnsial, yaitu: pertama, kesehatan; kedua, pendidikan;ketiga, pekerjaan; keempat, pendapatan rumah tangga; kelima, kondisi lingkungan;keenam, kondisi keamanan; ketujuh, hubungan sosial; kedelapan, keharmonisan keluarga;kesembilan, ketersediaan waktu luang; dan kesepuluh, kondisi rumah dan aset.
Menindaklanjuti hasil survey tersebut, Kementerian PPN/Bappenas menggelar pertemuan dengan BPS dan Forum Masyarakat Statistik (FMS) pada Selasa (15/07) di Ruang SS 1-2 Gedung Bappenas. Hadir dalam kesempatan ini diantaranya adalah Deputi Bidang Ekonomi Bappenas, Dr. Prasetijono Widjojo MJ, MA; Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Bappenas, Dr. Ir. Edi Effendi Tedjakusuma, MA; Deputi Neraca dan Analisis Statistik-BPS, Dr. Kecuk Suhariyanto; Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. H.M. Tahir Kasnawi; Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat, Ir. Thoman Pardosi SE, M.Si; dan Ketua FMS, Dr. Sudarno Sumarto.
Menurut Prof. Dr. H.M. Tahir Kasnawi, kesepuluh indikator yang dijadikan ukuran oleh BPS belum sempurna karena tidak memasukan unsur spiritualitas atau iman dan taqwa. Hal ini penting mengingat Bhutan merupakan negara pertama kali yang memperkenalkan konsep kebahagiaan pada tahun 1970 an, memasukan unsur spiritualias (Budhisme) ke dalam indikator kebahagiaan masyarakatnya. “Kesepuluh indikator tersebut hanya membawa kita pada hal-hal yang bersifat material semata,” katanya.
Sementara itu, Dr. Prasetijono Widjojo MJ, MA mengatakan bahwa tingkat kebahagiaan di suatu tempat berbeda dengan tempat yang lain. Hal ini beliau sampaikan saat menganggapi hasil survey BPS yang menyatakan bahwa tingkat kebahagiaan di daerah perkotaaan lebih besar (65,92 dari 0-100) dibandingkan dengan daerah pedesaan (64,32 dari 0-100). “Untuk hal-hal tertentu seperti persoalan pendapatan, daerah perkotaan memang lebih baik. Namun, untuk persoalan keharmonisan rumah tangga dan kondisi lingkungan daerah pedesaan jauh lebih baik,” ungkapnya.
Pertemuan ini menggarisbawahi beberapa hal penting, di antaranya: pertama, spiritualitas akan dimasukan ke dalam indikator kebahagiaan dalam survey Indeks Kebahagiaan Masyarakat Indonesia tahun-tahun berikutnya dimana sampai sekarang masih berada dalam tahap pengkajian; kedua, akan memperluas cakupan responden yang lebih beragam untuk survey Indeks Kebahagiaan Masyarakat Indonesia berikutnya.

Kementan Musnahkan 7.400 Kg Daging Celeng Ilegal


news
Cilegon – Kementerian Pertanian berhasil dalam menangani isu maraknya peredaran daging babi hutan atau celeng yang dioplos dengan daging sapi. Menteri Pertanian, Suswono, didampingi Kepala Badan Karantina Pertanian, Walikota Cilegon dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) memusnahkan 7,400 kg (7,4 ton) daging celeng illegal di Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, Banten , hari ini (16/7).
Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar seluruh daging celeng ini merupakan hasil dari 2 kali penangkapan selama bulan Juli yaitu pada 5 Juli 2014 sebanyak 4,5 ton dan 8 Juli 2014 sebanyak 2,9 ton.
Berdasarkan data, terjadi peningkatan yang luar biasa volume dan frekuensi setiap tahunnya sejak 2012 terutama pada saat menjelang bulan puasa. Mentan menjelaskan bahwa tahun 2014 peredaran daging celeng mengalami peningkatan hampir 3 kali lipat dari tahun lalu.
“Hal ini apakah tahun lalu banyak yang lolos atau memang volumenya baru sedikit,” ujar Mentan dalam sambutannya.
Selama periode Januari-Juli 2014, Badan Karantina Pertanian telah melakukan 19 kali penggagalan upaya penyelundupan daging babi hutan di Cilegon dan Lampung. Rincian tindakan karantina dari tahun 2012 hingga 10 Juli 2014 di Cilegon adalah 25.413 kg dan di Lampung sebesar 34.105 kg.
Badan Karantina Pertanian melakukan berbagai upaya hukum terkait pemasukan daging babi hutan dan bekerja sama dengan pihak kepolisian serta masyarakat.
Pemilik maupun pihak yang membantu penyelundupan daging babi hutan dapat disangkakan Pasal 31 UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah).
Mentan berharap kepolisian, kejaksaan serta hakim dapat menghukum seberat-beratnya para penyelundup daging babi celeng. Masyarakat pun diharapkan waspada terhadap peredaran daging celeng. Hal ini dapat dilakukan dengan mendeteksi perbedaan daging sapi asli dengan daging celeng yang beredar di pasar.

Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium


Pemerintah semakin serius mengembangkan kendaraan listrik untuk menurunkan tingkat kebutuhan energi nasional. Melalui upaya yang dilakukan Kementerian Riset dan Teknologi beserta pihak-pihak terkait, pengembangan komponen penting dari mobil listrik yaitu baterai lithium baru saja memiliki fasilitas pilot plant baru yang berada di kawasan Puspiptek Serpong. Peresmian workshop fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta.

“Dari lima teknologi kunci mobil listrik, soal baterai ini yang paling penting. Baterai selama ini diambil dari luar, untuk itu para peneliti mulai memikirkan bagaimana dapat membuat sendiri. Kementerian Ristek kemudian mendorong penelitian ini sampai dengan pembuatan workshop ini, “ ujar Menristek pada acara peresmian, Rabu, 16 Juli 2014 di Puslit Fisika – LIPI, Puspiptek, Serpong.

Menristek melanjutkan, keinginan dari riset adalah bagaimana membuat body baterai yang minimalis tetapi memiliki energi yang besar. Untuk itu dibentuklah konsorsium baterai lithium. Saat ini, teknologi baterai untuk mobil listrik masih mempunyai ruang yang cukup besar untuk riset dan terus berkembang menjadi lebih efisien kedepannya.

Konsorsium nasional riset baterai lithium sendiri dibentuk pada 2012 dimana program kegiatan risetnya dikemaswhole package dari hulu ke hilir dengan berjalan secara paralel dan sinergi. Di hulu riset pembuatan bahan kimia dilakukan dari batuan alam Indonesia seperti batuan posfat dari Kab. Bojonegoro, mangan dari Kab. Trenggalek daan Tasikmalaya, batuan lithium dari  Kab. Banjar, dll.

Senada dengan Menristek, Kepala LIPI, Lukman Hakim juga mengatakan salah satu fokus penelitian LIPI adalah baterai mobil listrik diantara lima teknologi kuncinya.

“Diharapkan dengan fasilitas percontohan ini akan lebih terintegrasi (penelitiannya). Peralatan yang bersifat hightechsangat dibutuhkan dan itu beberapa sudah dipenuhi berkat bantuan Kemenristek melalui pengadaan peralatan dalam workshop ini.  Model riset pengembangan yang sudah diambil inisiatifnya oleh Menristek diharapkan mendapat dukungan dari pihak-pihak lain dan bisa berkelanjutan,” ungkap Lukman.

Konsorsium baterai lithium yang diinisiasi oleh Kemenristek melibatkan unsur Academia, Business dan Government(ABG) yang terdiri dari perguruan tinggi (UI, UNLAM, ITS, dst), pihak industri dan peneliti litbang (LIPI, BPPT, BATAN, dst).

"Dukungan penuh dari Bapak Menristek sangat membantu dalam mewujudkan industri baterai lithium melalui pengadaan infrastruktur riset baterai lithium, baik berupa peralatan uji maupun peralatan proses secara laboratorium dan pilot plant,” ujar Ketua Konsorsium Nasional Riset Baterai Lithium, Bambang Prihandoko. 

Seusai meresmikan workshop fasilitas pilot plant baterai lithium, Menristek beserta jajarannya kemudian mengunjungi beberapa lab seperti P2M LIPI (proses pembuatan MnO2 dan Fe203), PSTBM-BATAN (pembuatan sampel uji baterai lithium) dan Puslit Fisika LIPI (proses pembuatan sel baterai dan uji).

Kamis, 17 Juli 2014

Pemda Berharap Blok Cepu Segera Tingkatkan Produksi


PEKANBARU - Pemerintah daerah berharap produksi Blok Cepu dapat segera meningkat sesuai dengan rencana agar dana bagi hasil daerah juga meningkat dan dapat digunakan untuk pembangunan serta kesejahteraan masyarakat sekitar blok tersebut.

Demikian antara lain benang merah diskusi dalam cara Rapat Koordinasi Penghitungan dan Evaluasi Realisasi Lifting Migas Triwulan II tahun 2014 di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Senin (14/7).

“Kami minta penjelasan kapan puncak produksi Blok Cepu. Dulu direncanakan Juni 2014, tapi sampai sekarang infrastruktur belum selesai,” kata Ali Hendro dari Dinas ESDM Jawa Timur.

Kepastian produksi Blok Cepu, lanjutnya, sangat penting bagi daerah karena digunakan sebagai dasar penyusunan APBD. Apabila terjadi perubahan rencana atau target, pemda berharap dapat segera memperoleh informasinya.

Menurut Kasubdit Penerimaan Negara Ditjen Migas, I Gusti Suarnaya Sidemen, produksi dari Blok Cepu menjadi harapan seluruh masyarakat Indonesi untuk mendongkrak produksi minyak nasional. Akibat target produksinya tidak tercapai, pemerintah terpaksa merevisi lifting minyak 2014 dari 870.000 barel per hari menjadi 818.000 barel per hari. Peningkatan produksi blok ini masih terkendala masalah teknis. Alhasil, puncak produksi Blok Cepu sebanyak 165.000 barel per hari yang direncanakan terwujud pada September 2014, mundur menjadi sekitar Juli 2015.

Kontrak Kerja Sama (KKS) Cepu ditandatangani 17 September 2005 dan berakhir pada 2035, mencakup wilayah kontrak Cepu di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mobil Cepu Ltd. (MCL), Ampolex Cepu Pte Ltd., PT Pertamina EP Cepu dan empat Badan Usaha Milik Daerah: PT Sarana Patra Hulu Cepu (Jawa Tengah), PT Asri Dharma Sejahtera (Bojonegoro), PT Blora Patragas Hulu (Blora) dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (Jawa Timur) yang tergabung menjadi kontraktor di bawah KKS Cepu. Bertindak sebagai operator adalah MCL.

Luas wilayah kerja pertambangan Blok Cepu keseluruhan adalah 919,19 km persegi, dengan perhitungan 624,64 km persegi di Kabupaten Bojonegoro, 255,60 km persegi di Kabupaten Blora dan 38,95 km persegi di Kabupaten Tuban.

Proyek Banyu Urip adalah proyek pertama yang dikembangkan pada masa setelah penandatanganan KKS, yang termasuk didalamnya pengembangan lapangan minyak Banyu Urip. Penemuan Lapangan Minyak Banyu Urip diumumkan pada April 2001 dan diperkirakan memiliki kandungan minyak lebih dari 250 juta barel. Pada masa produksi puncak, lapangan minyak Banyu Urip memiliki desain kapasitas produksi hingga 165.000  barel per hari. (TW)

Menag Ajak Kaum Muslim Pelajari dan Ajarkan Al-Quran

Jakarta (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberi sambutan pada Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/07) malam yang bertepatan dengan 18 Ramadhan 1435 H.
Dalam kesempatan tersebut, Menag mengajak seluruh kaum Muslimin untuk mempelajaridan mengajarkan Al-Qur’an. “Dalam sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud disebutkan, Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya,” terang Menag.
“Hal ini tidak sebatas dalam konteks bacaan tekstual, namun juga mempelajari dan mendalami kandungan Al-Qur’an dalam berbagai seginya secara utuh dan komprehensif,” tambahnya.
Menurutnya, Al-Qur’an sangat penting bagi kita kaum Muslimin, dan karenanya hari turunnya Al-Quran senantiasa diperingati. Peringatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan interaksi umat Islam dengan Al-Quran.
Bulan Ramadhan, lanjut Menag, disebut juga bulan Al-Qur’an. Sebab, dalam bulan suci ini, Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu Al-Qur’an untuk disampaikan kepada seluruh umat, sebagai hudan linnas, petunjuk bagi manusia.
“Secara historis, Al-Qur’an turun bukan di ruang hampa, namun sebagai tanggapan berbagai problematika sosial kehidupan yang terjadi dalam masyarakat. Qur’an juga turun untuk memberi jawaban atas berbagai pertanyaan yang diajukan kepada Nabi SAW, serta untuk memberi ketetapan hukum yang harus ditaati” tukas Menag.
Menag lalu menjelaskan tentang proses turunnya Al-Qur’an yang terjadi melalui dua tahap, sebagaimana riwayat Ibnu Abbas yang dikutip oleh al-Sayuti dalam al-Itqan fi’Ulum Al-Qur’an. “Tahap pertama, Al-Qur’an turun secara serentak langsung dari Allah SWT (Lauh al-Makhfuzh) ke langit bumi (Bait al-Izzah). Kedua, kemudian secara bertahap, Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi SAW selama lebih kurang 23 tahun. Diturunkan secara serentak pada malam Lailatul Qodar, sedang wahyu pertama yang mengawali pewahyuan secara bertahap disampaikan pada 17 Ramadhan,” jelas Menag.
“Dan, di antara hikmah turunnya Al-Qur’an secara bertahap adalah agar materi/norma hukumAllah SWT dapat dicerna dengan baik, sesuai dengan kondisi obyektif sosio-kultural masyarakat,” imbuh Menag.
Menag juga menegaskan, Al-Qur’an tidak hanya untuk masyarakat Arab pada awal abad ke-7 M, tapi juga untuk masyarakat modern, bahkan untuk masyarakat dunia yang akan datang.  “Al-Qur’an dicipta juga untuk masyarakat berkebudayaan dan berperadaban maju. Karenannya, kandungan Al-Qur’an tidak hanya membahas pokok-pokok ajaran agama (akidah, syariah dan akhlak), tapi juga mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dengan sesama dan lingkungan,” ujar Menag.
Al-Quran, kata Menag, juga mengandung berbagai isyarat iptek, tentang alam (kauniyah) yang dapat dijadikan motivasi dan inspirasi dalam berbagai rekayasa, baik sosial maupun teknik. Al-Qur’an juga membawa misi perubahan yang memungkinkan masyarakat mewujudkan peradaban baru berkat kemampuannya mengembangkan iptek dan pengalaman hukum-hukum illahi, baik yang termaktub dalam kitab suci, maupun yang terbentang di alam raya,” beber Menag.
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya,” demikian Menag mengingatkan. (Gpenk/mkd/mkd)

sumber : www.kemenag.go.id

PU Lebih Siap Dukung Arus Mudik LebaranTahun Ini


Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan telah bahwa PU telah menghentikan pekerjaan jalan nasional pada 1 Juli 2014. Persiapan mudik Lebaran pada H-30 lebih cepat dari tahun sebelumnya dilakukan dalam upaya memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Meski demikian, masih ada perbaikan jalan yang dilakukan di di beberapa lokasi yang tidak akan banyak mempengaruhi kelancaran arus kendaraan saat arus mudik.

"Ada beberapa lokasi pekerjaan kecil, tapi tidak signifikan dan tidak mengganggu," ujar Djoko Kirmanto, Kamis (17/7) usai secara resmi meluncurkan situs ayomudik.com dan diskusi 'Ngopi Bareng Republika Online' (ngobROL) dengan netizen di Jakarta.

Menurut Djoko Kirmanto, telah melakukan kesiapan pada H-30, Kementerian PU  tetap akan mewaspadai semua kemungkinan yang bisa mengganggu kelancaran arus mudik. Termasuk kendala cuaca. Karena, belakangan ini terus terjadi hujan dengan intensitas cukup besar. Kementerian PU akan menaruh alat-alat berat beserta operatornya di lokasi-lokasi yang rawan longsor. Dengan demikian, jika terjadi longsoran jalan akan segera lekas ditangani.

Kondisi jalur mudik sejauh ini dipastikan cukup baik di seluruh daerah antara lain seperti Jawa, Sumatra, Bali dan Kalimantan. Walapun di beberapa titik masih ada perbaikan jalan yang rusak, namun Menteri PU tetap menegaskan bahwa jalur lebaran sudah siap digunakan untuk mudik.

Dikatakannya, kondisi jalur mudik tersebut berasal dari laporan kesiapan jalan  berdasarkan bukti lapangan. Tim dari Kementerian PU yang berisi pejabat eselon I sampai eselon III ditugasi oleh Menteri PU untuk mengecek kondisi lapangan.Mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tengah. "Laporan sudah saya terima. Hasilnya baik," jelasnya.

Beberapa lokasi yang masih dalam perbaikan yakni jalur tengah di Sumedang menuju ke Kadipaten. Kondisi jalan itu berlubang. Namun Menteri PU mengatakan bahwa petugas sudah melakukan penambalan. Sama halnya dengan di Lampung dan Pemalang. Ada jembatan yang katanya belum selesai diperbaiki. Dijelaskannya,  untuk jembatan lampung sudah bisa digunakan. Sedangkan jembatan comal ada perbaikan aspal dan sebentar lagi selesai.

Hal lain yang dilakukan Kementerian PU adalah menluncurkan microsite ayomudik.com. Bagi pemudik yang ingin mengetahui kondisi jalur mudik, Kementerian PU menyediakan microsite ayomudik,com yakni microsite yang berisi tentang semua informasi terkait kesiapan mudik.Ayomudik.com berisi informasi mudik, seperti rest area, tips mudik dengan enam kendaraan, seperti kendaraan pribadi, kapal laut, pesawat terbang, kereta api, motor, dan bus. Info mudik ini juga menyediakan peta perjalanan. Misalnya, peta rute perjalanan Jakarta-Boyolali, Jakarta-Surabaya, dan sebagainya.

‪Ayomudik.com juga bisa diakses secara mobile. Untuk sementara, informasi penting yang bisa diakses adalah daerah rawan banjir, rawan longsor, dan pasar. Kementerian PU juga membuat sebuah jingle Ayo Mudik berjudul "Selamat Pulang Kampung," dengan motto "Selamat Pulang Kampung, Pulang Kampung Harus Selamat."

Menteri PU mengungkapkan, microsite tersebut juga bisa menjadi pemicu kinerja Kementerian PU. Pemudik juga bisa menginformasikan kerusakan jalan kepada PU. "Tinggal di foto terus di upload. Secepatnya akan kami tangani," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Komunikasi Kementerian PU, Djoko Mursito mengatakan pembuatan website itu untuk menjaring masukan pada pemudik. Pasalnya setiap tahun orang dan media selalu mengatakan bahwa jalur lebaran belum siap. Selain itu, dengan adanya website itu Djoko berharap masyarakat juga peduli dengan sarana dan prasarana. "Kalau ada kerusakan segera laporkan," tuturnya. (ind)

Rabu, 16 Juli 2014

Presiden SBY Lantik Mantan Dubes Amerika Serikat Menjadi Wamenlu RI



Presiden SBY melantik Mantan Dubes Amerika Serikat, Dino Patti Djalal menjadi Wamenlu RI di Istana Negara (14/07). Dino Patti Djalal menggantikan posisi Dubes Wardhana yang akan segera menempati pos baru sebagai Dubes Indonesia untuk Turki.

Dubes Dino Patti Djalal dilahirkan 10 September 1965 di Yugoslavia, di suatu negara yang tidak lagi eksis. Memulai karir pada tahun 1987, Dubes Dino mengalami tiga kali penempatan di London, Dili dan Washington DC.

Di dalam negeri, Dubes Dino pernah menjadi Jubir Satgas P3TT (Pelaksana Penentuan Pendapat di Timor Timur), Direktur Amerika Utara dan Tengah Departemen Luar Negeri serta menjadi Jubir Presiden SBY  dari tahun 2004-2009.
Setelah mengucapkan sumpah: “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya untuk diangkat pada jabatan ini, langsung atau tidak langsung, dengan nama atau dalih apa pun, tiada memberikan atau menjanjikan atau pun akan memberikan sesuatu kepada siapa pun juga...” Dubes Dino yang didampingi oleh Rosa Djalal menerima ucapan selamat dari Presiden SBY beserta istri, Ani Yudhoyono dan para hadirin yang hadir.

Tampak diantara para hadirin, Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa beserta jajaran Eselon I dan Eselon II Kemlu RI.

 
KEMENTERIAN DALAM NEGERI - KEMENTERIAN LUAR NEGERI - KEMENTERIAN PERTAHANAN - KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA - KEMENTERIAN KEUANGAN - KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL - KEMENTERIAN PERDAGANGAN - KEMENTERIAN PERTANIAN - KEMENTERIAN KEHUTANAN - KEMENTERIAN PERHUBUNGAN - KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN - KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - KEMENTERIAN KESEHATAN - KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN - KEMENTERIAN SOSIAL KEMENTERIAN AGAMA - KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF - KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA - KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI - KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH - KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP - KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI - KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL - KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL - KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA - KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT - KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA